3   +   2   =  
Bagikan

Masa Depan Desa Ada di Tangan Para Pemudanya! – Warga Muda

Generasi muda memiliki potensi yang cukup besar dalam berkontribusi secara aktif dalam mengawal pembangunan desa. Mereka mampu menjadi energi semangat baru dalam pembangunan desa dengan ide-ide yang progresif dan inovatif. Pemuda juga sangat dekat dengan kemajuan teknologi zaman now yang lebih cepat mendapatkan informasi yang aktual guna mempercepat pembangunan di desa.

 

Hal ini dirasa menjadi modal yang besar bagi pemuda untuk ikut serta secara aktif dalam mengawal pembangunan di desa, dibandingkan dengan generasi tua yang kurang responsif terhadap informasi baru.

 

Pemuda desa juga dapat membuat sebuah wadah atau kegiatan kepemudaan untuk menjadi media berkumpul, sharing, bertukar ide, serta gagasan demi kelancaran dan kelanjutan pembangunan desa. Pemuda diharapkan mampu untuk menciptakan sebuah inovasi kreatif agar semangat dalam membangun desa bisa berjalan secara efektif.

 

Banyak sekali di luar sana pemuda-pemuda desa yang telah melanjutkan study atau pendidikan di kota besar untuk mendapatkan ilmu. Akan tetapi, sangat disayangkan sekali apabila pemuda di desa yang sudah jauh-jauh mencari ilmu sampai ke salah satu kota terbesar yang ada di Indonesia dan ketika sudah mendapatkan ilmu yang sangat mumpuni malah melakukan urbanisasi tanpa memiliki tanggung jawab untuk membangun desa atau kampung halamannya sendiri.

 

Seharusnya, pemuda paham terkait tujuan pendidikan yang tidak hanya semata-mata bersifat materil saja, akan tetapi mampu mentransformasikan ilmu yang didapat guna untuk mengabdikan diri kepada masyarakat.

 

Kita sebagai pemuda desa tidak perlu minder untuk ikut berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan di desa. Walaupun, dalam implementasinya ada beberapa permasalahan yang mana kita sebagai anak muda kurang dilihat atau dipercayai oleh kaum masyarakat yang lebih tua.

Baca Juga  Cara Milenial Meraih Kebebasan Finansial

 

Sebenarnya kita hanya tinggal berusaha semaksimal mungkin dan menanamkan niat yang tulus untuk membuktikan kepada kaum yang lebih tua tersebut bahwa sebenarnya kaum muda atau pemuda desa mampu ikut berkontribusi dalam membantu bersama-sama membangun desa. Meskipun, secara pengalaman masih sangat minim, akan tetapi dengan modal teknologi dan ide gagasan yang inovatif pemuda mampu membuktikan bahwa pemuda pun punya hak yang sama dalam ikut serta aktif membangun desa.

 

Pemuda sebagai Agent of Change dan Agent of Control di mana dalam proses pembangunan desa sangat diperlukan sekali peran pemuda dalam mengawasi serta mengontrol setiap aktivitas atau kebijakan pemerintahan desa kedepannya, dikarenakan pemuda masih memiliki idealisme yang kuat untuk mempertahankan independensinya dalam membangun desa.

 

Harapannya, generasi muda atau pemuda di desa mampu berkontribusi dan berperan secara aktif dalam pembangunan desa. Mulai dari proses perencanaan pembangunan, penganggaran pembangunan, pelaksanaan pembangunan desa, hingga pelaporan pertanggungjawaban kepada masyarakat desa. Karena masa depan desa, ada di tangan para pemudanya! Salam semangat untuk semua pemuda-pemudi desa!


Bagikan