9   +   3   =  
Bagikan

Risih ga sih, disaat kita dalam keadaan butuh banget berita yang benar dan penting di tengah pandemik mewabahnya virus COVID-19 atau Corona, tapi tetap aja ada oknum-oknum yang ga bertanggung jawab melakukan penyebaran berita bohong, alias hoax?

Bukankah media sosial seharusnya dimanfaatkan untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan menyebarkan konten-konten yang positif, ya?

Sebagai  generasi muda Indonesia, kita wajib punya kecerdasan literasi digital yang tinggi. Jadi, ga gampang dipengaruhi oleh berita-berita hoax yang bisa melunturkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu, kita juga perlu ningkatin level pemikiran kritis sebagai upaya memerangi informasi yang keliru. Sayangkan kalo gadgetnya keren, tapi isi kepalanya ga keren.

Dan hal terpenting yang harus kalian tahu adalah, menyebarkan atau memberikan informasi buruk di internet bisa terancam pidana pasal 310 dan 311 KUHP dan Undang-Undang ITE lho guys!

Makanya penting untuk kita cek dulu kebenaran sebuah berita sebelum menyebarkan, jangan sampai merugikan orang lain, bahkan bersinggungan dengan hukum.

Trus, gimana caranya supaya kita tahu tentang kebenaran berita dan ga ikut nyebarin hoax?

1. Jangan cuma baca judul

Kadang, karena kita malas baca artikel yang panjang, kita cuma baca judulnya aja. Nah, ini bisa jadi masalah guys! Kalian bisa mencegah penyebaran hoax dengan menghilangkan kebiasaan baca judulnya aja, apalagi judul yang provokatif. Duh, ga banget deh!

2. Lacak reputasi situsnya!

Situs berita bohong sekarang betebaran  dimana-mana, jadi kita harus bisa menghindari hal tersebut dengan membiasakan diri untuk nyari referensi lainnya disitus-situs resmi yang sudah terpercaya ya!

3. Baca berita sesuai fakta bukan selera

Kita cenderung suka sama konten yang memperkuat kepercayaan, ideologi, atau pandangan kita terhadap sesuatu. Dan hal ini bisa buat kita rentan ikut menyebarkan berita tersebut, sekalipun itu hoax. Disinilah kita perlu lebih hati-hati dan ga perlu buru-buru untuk mencet tombol share. Sekali lagi, cek dulu kebenarannya!

Baca Juga  Pemuda-pemudi Hati-hati Dikibuli Globalisasi

4. Uji keaslian  foto dan videonya

Guys! Di era teknologi kaya sekarang, bukan cuma konten berita yang bisa dimanipulasi, tapi juga konten lain sseperti foto atau video. Ada banyak banget foto-foto hoax seliweran dimedia sosial, padahal foto tersebut udah di edit atau foto beneran tapi kejadiannya bukan dilokasi yang diberitakan. Duh, bahaya bangetkan?

Kalo kalian mau ngecek keasilan foto kalian bisa memanfaatkan mesin pencari Google, dengan melakukan drag-and-drop ke kolom pencarian Google Images. Nanti hasil pencarian akan menyajikan gambar serupa yang ada diinternet baru deh bisa dibandingin.

5. Gabung di komunitas atau grup diskusi antihoax di media sosial

Untuk ngedukung gerakan antihoax, kalian bisa gabung di grup antihoax untuk mendiskusikan kalo ada pemberitaan yang kontroversi. Seperti misalnya Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), atau ada lagi Fanpage & Group Indonesia Hoax Buster, bisa juga Fanpage Indonesia Hoaxes, dan satu lagi Grup Sekoci.

Gimana? Kalian uda siapkan jadi warga muda yang cerdas dan kritis dalam menanggapi berita?


Bagikan